Niat Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid Lengkap Arab Beserta Artinya

Posted on

niat tahiyatul masjid

Niat Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid Lengkap Arab Beserta Artinya – Seorang muslim ketika masuk masjid dan berniat duduk di dalamnya  di sunnahkan Shalat tahiyatul masjid,shalat tahiyatul masjid mrupakan shalat untuk menghormati masjid ,sunah yang sangat dianjurkan ketika seorang masuk masjid  Jadi, ketika Anda hendak melaksanakan sholat sunah ini, janganlah Anda duduk terlebih dahulu saat masuk masjid, tetapi langsung mengerjakannya.

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Tahiyyatul Masjid adalah shalat yang dilakukan sebanyak dua Roka’at, dan dikerjakan oleh seseorang ketika masuk ke masjid. Adapun hukumnya termasuk sunnah berdasarkan konsensus karena hal itu merupakan hak setiap orang yang akan masuk ke masjid, sebagaimana dalil-dalil yang telah disebutkan.” (Fathul Bari: 2/407)

kita dianjurkan untuk melaksanakan sholat Tahiyatul masjid ketika memasuki masjid. hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Saw, yang berbunyi.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِذَادَخَلَ اَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسَ حَتّٰى يُصَلِّى رَكْعَتَيْنَ

Artinya: Rasulullah Saw bersabda.” Apabila seseorang diantara kamu masuk Masjid, janganlah langsung duduk sebelum sholat dua rakaat (sholat Tahiyatul Masjid).” (H.R Bukhari dan Muslim)

Jabir bin Abdillah –radhiyallahu ‘anhu– berkata,

جَاءَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ, فَجَلَسَ. فَقَالَ لَهُ: يَا سُلَيْكُ قُمْ فَارْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَتَجَوَّزْ فِيهِمَا! ثُمَّ قَالَ: إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا

Artinya,“Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka beliau langsung bertanya padanya, “Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia mengerjakannya dengan ringan.” (HR. Al-Bukhari no. 49 dan Muslim no. 875)

Baca juga   Kajian Fiqih, Sesuatu Yang Hukumnya Najis Wajib Dibersihkan

Kemudian untuk cara mengerjakan sholat tahiyatul masjid adalah ketika baru memasuki masjid, lalu mangambil tempat untuk sholat, berdiri tegak, niat sholat tahiyatul masjid  dengan mengangkat kedua tangan melakukan takbiratul ikhram. gerakan dan bacaanya sama seperti sholat lainnya yang berbeda hanya niatnya.

Akan tetapi Kesunnahan shalat ini tidak gugur meski kita terlanjur duduk dalam pandangan Madzhab Syafi’i. Sementara sebagian ulama menyatakan gugur kesunahan shalat tahiyyatul masjid sebab duduk. Di antara dalil yang digunakan sebagai dasar pandangan Madzhab Syafi’i adalah hadits riwayat Muslim berikut ini:

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ النَّاسِ قَالَ فَجَلَسْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَرْكَعَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تَجْلِسَ قَالَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُكَ جَالِسًا وَالنَّاسُ جُلُوسٌ قَالَ فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يَرْكَعَ رَكْعَتَيْنِ

Artinya, “Abu Qatadah RA berkata, ‘Aku masuk ke dalam masjid sedangkan Rasulullah SAW duduk di tengah orang banyak.’ Abi Qatadah RA lantas melanjutkan ceritanya, ‘Lantas aku pun langsung duduk, kemudian Rasulullah SAW berkata kepadaku, ‘Apa alasan yang menghalangimu untuk melakukan shalat dua rakaat sebelum duduk?’ Aku pun menjawab, ‘Wahai Rasulullah, aku melihatmu duduk sedangkan orang-orang juga duduk.’ Rasulullah SAW kemudian bersabda, ‘Ketika salah satu di antara kali masuk masjid, maka jangan duduk sebelum shalat dua rakaat,’” (HR Muslim).

Baca juga   Doa Niat Memandikan Jenazah Dan Tata Cara Memandikan Nya Dengan Benar Lengkap Arab Artinya

Niat Shalat Tahiyatul Masjid

Adapun berikut ini adalah lafal niat yang diucapkan sebelum takbiratul ihram.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ تَحِيَّةِ المَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءًا لِلهِ تَعَالَى

“Ushallī sunnata tahiyyatil masjidi rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā”.

Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah tahiyatul masjid (menghormati masjid) dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Kesunnahan shalat sunnah tahiyyatul masjid ini berlaku setiap kali kita masuk ke dalam masjid meski keluar area masjid hanya sebentar. Kesunnahan itu terus berulang seiring keluar-masuknya kita ke dalam masjid.

Berikut adalah ulasan tentang niat shalat sunnah tahiyatul masjid,jadi kita semua kalau masuk masjid jangan lupa melakukan shalat sunnah tersebut,Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *