Niat Puasa Syawal Dan Keutamaannya Lengkap Arab Beserta Artinya

Posted on

niat puasa syawal

Niat Puasa Syawal Dan Keutamaannya Lengkap Arab Beserta ArtinyaPuasa syawal merupakan salah satu dari puasa Sunnah yang sangat dianjurkan bagi ummat muslim oleh Rashulullah SAW, Setelah menjalankan kewajiban berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan salah satu keutamaan orang yang berpuasa di bulan syawal akan mendapat pahala seperti berpuasa selama setahun penuh. Sebagaimana yang di sabdakan Rasulullah saw, yang berbunyi.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya:Rasulullah Saw. bersabda,” barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan syawal. ia akan mendapat pahala seperti puasa setahun penuh.” (H.R. Muslim)

Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni mengatakan:

صَوْمَ سِتَّةِ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ مُسْتَحَبٌّ عِنْدَ كَثِيرٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ

“Puasa enam hari di bulan Syawal hukumnya mustahab menurut mayoritas para ulama” (Al-Mughni, 3/176).

Keutamaan Puasa Syawal

Puasa selama enam hari di bulan Syawal ini memiliki keutamaan yang luar biasa. Keutamaan puas Syawal setelah puasa Ramadhan adalah seperti berpuasa setahun penuh.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan dalam beberapa hadits shahih berikut ini:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim)

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ

Baca juga   Doa Mandi Junub Untuk Wanita Dan Penjelasan Tata Cara Mandi Yang Benar

“Barangsiapa berpuasa enam hari setelah Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh” (HR. Ibnu Majah, shahih)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ بِسِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصَوْمِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan, lalu mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, ia seperti puasa setahun” (HR. Ibnu Majah, shahih)

Niat Puasa Syawal Dan Waktu Pelaksanaannya

Berikut adalah niat puasa sunnah syawal:

Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَي

Nawaitu shouma ghodin ‘an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala

Waktu Puasa Syawal

Puasa syawal waktu pelaksanaan nya yaitu dilakukan setelah hari raya Idul Fitri tidak boleh dilakukan pada hari raya Idul Fitri. hal ini berdasarkan larangan Rasulullah saw yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab, beliau berkata “Ini adalah dua hari raya yang Rasulullah melarang berpuasa di hari tersebut: Hari raya Idul Fitri setelah kalian berpuasa dan hari lainnya takala kalian makan daging korban kalian (Idul Adha).”

Dan menurut madzhab Syafi’i dan Hanafi, puasa Syawal lebih utama dilaksanakan secara berurutan sejak tanggal 2 Syawal hingga 7 Syawal.

Puasa Syawal sama mengerjakannya sama dengan puasa Ramadhan dan puasa Sunnah lain nya,hanya saja untuk niat puasa Sunnah tidak diharuskan niat pada malam hari ,boleh di pagi hari sebelum lingsirnya matahari dengan catatan si pengamal puasa ini belom makan sasuatu apapun.

Baca juga   Doa Duduk Diantara Dua Sujud Dan Tata Caranya Lengkap Arab beserta Artinya

Sebagaimana dalam hadis Aisyah radhiyallahu ‘anha:

قال لي رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ ، ذاتَ يومٍ يا عائشةُ ! هل عندكم شيٌء ؟ قالت فقلتُ : يا رسولَ اللهِ ! ما عندنا شيٌء قال فإني صائمٌ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadaku pada suatu hari: ‘Wahai Aisyah, apakah engkau memiliki sesuatu (untuk dimakan pagi ini?)’. Aku menjawab: ‘wahai Rasulullah, kita tidak memiliki sesuatupun (untuk dimakan)’. Beliau lalu bersabda: ‘kalau begitu aku akan puasa’” (HR. Muslim no. 1154).

Imam An-Nawawi mengatakan:

وَفِيهِ دَلِيلٌ لِمَذْهَبِ الْجُمْهُورِ أَنَّ صَوْمَ النَّافِلَةِ يَجُوزُ بِنِيَّةٍ فِي النَّهَارِ قَبْلَ زَوَالِ الشَّمْسِ

“Hadits ini merupakan dalil bagi jumhur ulama bahwa dalam puasa sunah boleh menghadirkan niat di siang hari sebelum zawal (matahari mulai bergeser dari tegak lurus)” (Syarah Shahih Muslim, 8/35).

Berikut ulasan tentang niat puasa syawal dan keutamaan mengerjakannya ,jangan sampai waktu ini terlewati dengan sia-sia sungguh sangat merugi bagi kita semua,karena syawal hanya datang setahun sekali,Semoga bermanfaat- Amiin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *