Niat Mandi Wajib Dan Tata Cara Mandi wajib Yang Benar Arab beserta Artinya

Posted on

niat mandi wajib

Niat Mandi Wajib Dan Tata Cara Mandi wajib Yang Benar Arab beserta Artinya – Mandi wajib di wajibkan bagi seorang laki –  laki atau perempuan yang sedang terkena hadast besar dengan membasuh seluruh tubuh dengan air dan disertai niat tertentu ,yang mewajibkan mandi besar di antaranya di alami oleh laki – laki atau perempuan  karena sebab sesuatu yang melatar belakanginya,seperti junub,keluar sperma,haid dan nifas.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat, dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

الطُّهُوْرُ شَطْرُالاِيْمَانِ

“Suci separuh dari iman.” (HR. Muslim)

Mandi wajib merupakan proses pembersihan badan yang sifatnya wajib bagi seorang muslim mensucikan diri dari hadast besar,karena haram hukumnya seorang muslim melaksanakan sholat, berdiam diri di masjid, thawaf, membaca atau melafalkan ayat Al Qur’an serta menyentuh mushaf.dalam keadaan hadats besar, dan cara menyucikannya adalah dengan mandi.

Sebagai seorang muslim kita harus tau apa saja yang menyebabkan mandi dan bagaimana cara bersuci yang benar,karena nya berkaitan dengan ibadah kita setiap harinya. Karena itu Allah menjadikan kesucian yang sempurnya menjadi salah satu syarat sahnya shalat.

لاَتُقْبَلُ صَلاَ ةٌ بِلاَ طُهُوْرٍ

“Allah tidak menerima shalat seseorang yang tanpa thoharoh (bersuci).” (HR. Muslim)

Sesuatu yang mewajibkan mandi besar :

Bertemunya alat kelamin sekalipun tidak keluar mani

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ : إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شَعَبِهَا الأَرْبَعِ ثُمَّ جَهَدَهَا فَقَدْ وَجَبَ الغُسْلُ وَإِنْ لَمْ يَنْزِلْ

“Apabila seseorang duduk di antara empat anggota badan (istrinya), lalu bersungguh-sungguh memperlakukannya (yaitu jima’), maka ia wajib mandi, sekalipun tidak mengeluarkan (air mani).” (Shahih: Mukhtashar Muslim no: 152 dan Muslim I:271 no: 384).

Baca juga   Niat Sholat Wajib Lima Waktu Sehari Semalam Lengkap Arab Beserta Artinya

Salah satu bentuk bersuci yang Allah dan Rasul-Nya ajarkan adalah mandi. Di mana hal itu telah Allah tetapkan dalam Al-Qur’an dan juga Hadist.

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

“Dan jika kalian dalam keadaan junub, maka mandilah.” (QS. Al-Ma’idah: 6)

Meninggaldunia

Berdasarkan Hadist Ummu ‘Athiyah ketika anak wanitanya meninggal dunia. Dalam hadist ini, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda,

اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ سَبْعًا أَوْ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ

“Mandikan dia sebanyak tiga kali (siraman), lima kali, tujuh kali atau lebih jika kalian menganggap itu perlu.” (Muttafaqun ‘alaih)

Keluar mani meskipun maninya keluar hanya setetes

قال الشيخ محمد ابن قاسم الغازي في كتابه فتح القريب المجيب “ومن المشترك إنزال اي خروج المني من سخص بغير إيلاج

Syaik Muhammad bin qasim al ghazi berkata dalam kitab fathul qorib al mujib : di antara perkara yang menyebabkan mandi bagi muslim mukallaf adalah keluarnya sperma tanpa adanya bersetubuh.

Haidh

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

فَإِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلاَةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي وَصَلِّيْ

“Jika telah tiba masa haidhmu maka tinggalkan shalat, dan bila selesai masa haidmu maka mandilah kemudian shalatlah.” (HR. Bukhari)

Nifas

والنفاس وهو الدم الخارج عقب الولادة فإنه موجب الغسل مطلقا

Nifas, yaitu darah yang keluar setelah melahirkan.dan hukumnya wajib mandi setelah nifas nya selesai.

Melahirkan

والولادة المصحوبة بالبلل موجبة للغسل

Wajib mandi ketika melahirkan di sertai dengan air ketuban

Bacaan Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya

Bacaan niat mandi Wajib

 نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَر من (………)ِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Baca juga   Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayammum Dengan Benar Lengkap Arab Artinya

“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbarii min (……….) FardhalLillahi Ta’aala”

Yang artinya:  saya niat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari (di isi sesuai Hadast nya) fardhu karena Allah ta’aala.

Tata Cara Maandi wajib

Perama,niat maka orang yang berhadast besar di sesuaikan dengan alasan latar belakangnya,niat menghilangkan hadast besar atau niat – niat sesamanya, dan niat dilakukan harus bersamaan dngan awal bagian badan yang di basuh.

Kedua, Mencuci kedua tangan. agar mengikuti sunnahnya maka mencuci tangan ini bisa dilakukan sampai 3 kali pencucian, hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari yang namnaya najis dan benar – benar bersih. menghilangkan najis pembersihkan pada bagian tubuh yang dianggap kotor menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor adalah bagian kemaluan, dubur, ketiak dan lain – lain

Ketiga, Berwudhu. Lakukanlah tata cara wudhu seperti halnya akan berwudhu seperti akan melakukan sholat biasanya.

Keempat, mengalirkan air ke seluruh bagian rambut dan kulit badan sampai masuk ke bagian yang susah terkena air.

Selain itu ketika mandi di anjurkan melakukan sunah – sunah mandi seperti membaca bismillah,memulai dari sisi kanan dan lain sebagainya

Semoga pembahasan di atas bisa mengingatkan kita semua pnting nya mandi wajib secara benar ,karena berkaitan dengan ibadah kita ,semogabermanfaat untuk kita semua.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *