Kajian Fiqih, Bab Wudhu : Kesunahan Bersiwak Dan Keutamaannya

Posted on

hadist tentang bersiwak

Kajian Fiqih, Bab Wudhu : Kesunahan Bersiwak Dan KeutamaannyaSecara syara’ wudhu mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam beribadah, sudah kita ketahui hampir semua pelaksanaan ibadah dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu, adapun wudhu diwajibkan ketika kita hendak mendirikan sholat, melaksanakan thawaf dan ketika hendak membaca atau menyentuh Al-qur’an.

Karenanya sah tidaknya sebuah ibadah tergantung dari wudhu nya, oleh karena itu pemahaman seseorang tentang subtansi wudhu sangatlah penting mulai dari fardhunya wudhu,sunnahnya sampai hal-hal yang bisa membatalkan wudhu.

Dalam hadist Rashulullah menerangkan salah satu sunnahnya wudhu, dan berikut hadist beserta penjelasan nya :

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم قال : “لولا أن أشقّ على أمّتي لأمر تهم بالسواك مع كلّ وضوء”. أخرجه مالك وأحمد والنسائيّ، وصحّحه ابن خزيمةوذكره البخاري تعليقا

Dari Abu Hurairah (rodhiyAllahu ‘anhu) dari Rasulullah shollallahu’ alaihi wasallam, beliau bersabda:

“Seandainya aku tidak kuatir akan menyusahkan umatku, niscaya aku akan perintahkan mereka untuk bersiwak disetiap kali hendak berwudhu.”  (diceritakan oleh Malik,

Ahmad & al-Nasa’i. Hadist ini dinilai sahih oleh Ibn Khuzaimah, dan al-Bukhari menyebutnya sebagai hadist mu’allaq)

Makna Hadist :

Baca juga   Doa Niat Puasa Rajab Dan Anjuran Berpuasa Di Bulan Rajab Lengkap Arab Beserta Artinya

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam, tidak suka membebani tugas berat kepada umatnya karena kuatir mereka tidak mampu mengerjakan apa yang diperintahkan kepada mereka tsb, beliau sangat menyayangi umatnya  oleh karena itu, mereka tidak diperintahkan bersiwak disetiap kali hendak berwudhu, sekalipun bersiwak

mengandungi banyak manfaat, seperti menghilangkan bau mulut, membuat bau mulut menjadi wangi, gusi menjadi kuat dan saat bermunajat kepada Allah subhanahu wata’la dalam keadaan yang paling sempurna yakni dg tujuan memuliakan ibadah & menghormati malaikat yang berada dihadapannya. Selain dari pada itu, dengan bersiwak gigi menjadi bersih & nampak putih bersinar.

Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam telah menguatkan hukum kesunahan bersiwak yaitu saat seseorang hendak berwudhu baik untuk solat, membaca al-Qur’ an, ketika bangun dari tidur atau ketika mulut berbau tidak sedap.

Keutamaan bersiwak telahdisebutkan dalam banyak hadist yang jumlahnya lebih dari seratus hadist. Jadi alangkah anehnya, sunnah yang di dalamnya mengandungi keutamaan besar ini sering kali diabaikan oleh banyak orang hingga oleh orang yang mengaku dirinya terpelajar sekalipun. Mudah-mudahan Allah subhanahu wata’la memberikan taufik kepada seluruh umat manusia untuk melakukan apa yang disukai & diridhai-Nya, amin.

Baca juga   Niat Bayar Puasa Ramadhan Dan Penjelasannya Lengkap Bahasa Arab Beserta Artinya

Fiqih Hadist :

Hadist ini menjelaskan tentang :

Keutamaan memudahkan dalam masalah agama & setiap apa yang dapat memberatkan itu dihukumi makruh.

Ungkapan perintah apabila tidak disertai qarinah-qarinah yang mengikatnya maka menunjukkan makna wajib.

Disunahkan bersiwak sebelum berwudhu. Ini merupakan Sunnah Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam atas dasar inilah hadist siwak disebutkan dalam bab wudhu. Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam sangat menyayangi umatnya.

والله أعلم بالصواب.اللهم انفعنا بماعلّمتماوعلِّمنا ما ينفعنا وارزقناعلما ينفعنا وزدناعلما ينفعنا، الفاتحة

By: Ummu Fathema.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *