Kajian Hadist, Ketika Lalat Jatuh Dan Masuk Kedalam Minuman

Posted on

hadist dan sains lalat masuk kedalam minuman

Kajian Hadist, Ketika Lalat Jatuh Dan Masuk Kedalam MinumanSelain mengajarkan etika dalam menjalani hidup. Rasulullah SAW mengajarkan sesuatu yang ada hubungannya dengan sains dan medis. Salah satunya adalah hadits yang menerangkan tentang jatuhnya lalat lalat yang masuk ke dalam minuman. Apabila ada seekor lalat yang masuk ke dalam minuman, Rasulullah SAW menganjurkan untuk menyelupkan lalat itu seluruhnya ke dalam minuman, lalu setelah itu lalatnya diambil kemudian dibuang. dan kita bisa meminum minuman itu. Sebab keadannya kembali bersih dari kuman penyakiti.

Berikut adalah hadist yang menerangkan jatuhnya lalat yang masuk kedalam minuman:

١٣. عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم اذاوقع الذباب في شرف أحدكم فليغمسه، ثم لينزعه فان في أحدجناحيه دآءوفي الآخرشفآء، اخرجه البخاري وابو داود وزاد :وانه يتقى بجناحيه الذي فيه الدآء

Dari Abu Hurairah (radhiyAllahu ‘anhu) bahwa Rasulullah (shollAllahu’ alaihi wasallam) pernah bersabda: ” Apabila lalat terjatuh kedalam minuman seseorang di antara kalian, maka hendaklah dia membenamkannya, kemudian membuangnya, krn sesungguhnya pada salah satu dari kedua sayapnya terdapat penyakit, sedangkan

pada sayap yang lainnya terdapat penawarnya.” (Disebut oleh al-Bukhari dan Abu Dawud) Menurut riwayat yang dikemukakan oleh Abu Dawud ditambahkan seperti berikut: “Dan sesungguhnya lalat itu melindungi dirinya dengan sayapnya yang mengandung penyakit.”

Baca juga   Kajian Hadist,'Ibroh Yang Bisa Dipetik Pasca Perang Khaibar

Makna Hadist :

Lalat adalah binatang yang sangat mengganggu ketenangan manusia. Oleh sebab itu, Rasulullah (ShollAllahu ‘alaihi wasallam ) memberitahukan dg sabdanya bahwa jika lalat terjatuh ia selalu menggunakan sayap yang sebelah kirinya, yaitu sayap yang mengandungi penyakit. Cara menawarkan penyakit ini ialah dengan

menenggelamkan lalat tersebut agar manfaat dari sayap lain yang mengandungi obat yakni sayap yang sebelah kanannya dapat diambil. Hal ini membuktikan mukjizat beliau dan kebenarannya telah pun diakui pula oleh ilmu kedokteran modern melalui mikroskop.

Fiqh Hadist :

Boleh membunuh lalat apabila ia terjatuh kedalam minuman atau makanan, yaitu dg menenggelamkan sayapnya yang kedua yang didalamnya mengandungi obat penawar.

Apabila lalat mati dalam benda cair, maka benda cair itu tidak menjadi najis karenanya.

Perintah beliau supaya lalat tersebut ditenggelamkan (dibenamkan) ke dalam tempat makanan atau minuman menunjukkan lalat tersebut akan mati, terlebih-lebih jika makanan dalam keadaan panas. Ini juga menunjukkan bahwa bangkai hewan yang tidak ada darahnya tidak najis.

Ini merupakan mukjizat Nabi Muhammad (shollAllahu ‘alaihi wasallam) yang telah membuktikan adanya penyakit dan penawar pada kedua-dua sayap lalat. Ilmu kedokteran modern mengakui kebenaran hikmah ini melalui mikroskop, bahwa pada sayap kiri lalat terdapat zat beracun yang tidak ada obatnya kecuali dengan zat lain yang ada pada sayap yang sebelah kanannya.

Baca juga   Kajian Hadist, Hukum Bersuci Menggunakan Air Yang Tergenang (Tidak Mengalir)

Berobat merupakan sesuatu yang dianjurkan dan oleh karenanya, seseorang tidak dibenarkan membiarkan dirinya dibinasakan oleh penyakit hanya dg berserah diri melalui cara bertawakkal yang salah, sebaliknya dia dianjurkan untuk tetap berobat dan barulah bertawakkal kepada Allah.

والله أعلم بالصواب اللهم انفعنا بماعلمتما وعلمنا ما ينفعنا وارزقناعلما ينفعنا، الفاتحة

By : Ummu Fatheema.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *