Doa Takziyah/Melayat Orang Yang Meninggal Dunia Lengkap Arab Dan Artinya

Posted on

doa takziyah

Doa Takziyah/Melayat Orang Yang Meninggal Dunia Lengkap Arab Dan ArtinyaMelayat atau takziyah untuk orang yang meninggal merupakan amalan ibadah yang di anjurkan oleh islam baik sebelum jenazah dikebumikan maupun sesudahnya hingga sekitar tiga hari, Meninggalnya seseorang tentu menjadi kesedihan bagi keluarganya. Mereka bisa larut hingga mengabaikan urusan lainnya.

Melayat bisa dikatakan lebih dari berkunjung krumah duka , Taziyah bermakna membantu, dengan membesarkan hati orang-orang yang ditinggalkan agar sabar, tenang, dan ikhlas terhadap musibah yang dialami, dan juga solidaritas sosial, doa, sekaligus melaksanakan sunah Rasulullah.

seperti yang disebutkan oleh Ibnu Qudamah, hukumnya adalah sunnah. Hal ini diperkuatkan oleh hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya :

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

مَنْ عَزَّى مُصَابًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ

Artinya :

Barangsiapa yang berta’ziyah kepada orang yang tertimpa musibah, maka baginya pahala seperti pahala yang didapat orang tersebut. [HR Tirmidzi 2/268].

Dan takziyah juga salah satu cara untuk kita bisa mengingat kematian dan menghayati bahwa manusia sejatinya hanya hidup sementara di dunia agar kita segera memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari esok yang sebenar-benarnya,  karena setiap manusia pasti akan merasakan mati .

Doa Takziyah/Melayat

Ketika seorang takziyah/melayat dianjurkan membaca doa ,seperti doa di bawah ini:

أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَ لمَيِّتِكَ

A‘dlamaLlâhu ajraka wa ahsana ‘azâ’aka wa ghafaraka li mayyitika

Artinya: “Semoga Allah memperbesar pahalamu, dan menjadikan baik musibahmu, dan mengampuni jenazahmu.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir(

Baca juga   Doa Gempa Yang Harus Kita Baca Saat Terjadi Gempa

Atau bisa juga:

إِنَّ لِلهِ تَعَالى مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فمُرْهَا فَلْتَصْبرْ وَلْتَحْتَسِبْ

Inna liLlâhi taâlâ mâ akhadza wa lahu mâ a’thâ wa kullu syai-in ‘indahu bi ajalin musammâ famurhâ faltashbir wal tahtasib

Artinya: “Sesungguhnya Allah maha memiliki atas apa yang Dia ambil dan Dia berikan. Segala sesuatu mempunyai masa-masa yang telah ditetapkan di sisi-Nya. Hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala (dari Allah).” (HR Bukhari dan Muslim)

Doa Ketika Melihat Mayit (Jenazah)

سُبْحَانَ الْحَيِّ الَّذِىْ لاَيَمُوْتُ. اَللهُمَّ اغْفِرْلِهَذَاالْمَيِّتِ وَارْحَمْهُ. اَللهُمَّ اَنِسْ فِى الْقَبْرِ وَحْدَتَهُ وَغُرْبَتَهُ وَنَوِّرْ قَبْرَهُ

Subhaanal Hayyil Ladzii La Yamuutu Allohummaghfir Lihadzal Mayyit Warhamhu, Allohumma Aanis Fil Qobri Wahdatahuu Wa Ghurbatahuu Wa Nawwir Qobrohu

Artinya :Maha Suci Allah Dzat yang maha Hidup yang tidak mati. Ya Allah, berilah ampunan kepada mayyit ini dan belas kasihanilah dia, ya Allah berikanlah kesenangan kepadanya dalam kubur sendirian dan dalam rantauan sersta sinarilah kuburnya.

Hikmah Takziah

Disamping pahala, juga terdapat kemaslahatan bagi kedua belah pihak. Antara lain :

Meringankan beban musibah yang diderita oleh orang yang dilayat ,memotivasinya untuk terus bersabar menghadapi musibah, dan berharap pahala dari Allah Ta’ala,memotivasinya untuk ridha dengan ketentuan atau qadar Allah Ta’ala, dan menyerahkannya kepada Allah.Mendo’akannya agar musibah tersebut diganti oleh Allah dengan sesuatu yang lebih baik.Melarangnya dari berbuat niyahah (meratap), memukul, atau merobek pakaian, dan lain sebagainya akibat musibah yang menimpanya.Mendo’akan mayit dengan kebaikan.Adanya pahala bagi orang yang berta’ziyah.

Baca juga   Doa Tahajud Tulisan Latin Lengkap Beserta Arab Dan Artinya

Jangka Waktu Takziah

Jumhur ulama menghukumi makruh, apabila ta’ziyah dilakukan lebih dari tiga hari. Ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثِ أَيَّامٍ إِلَّا عَلَى زَوْجٍ فَإِنَّهَا تُحِدُّ عَلَيْهِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا

Artinya :Tidaklah dihalalkan bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat, untuk berkabung lebih dari tiga hari, terkecuali berkabung karena (ditinggal mati) suaminya, yaitu selama empat bulan sepuluh hari. [HR Bukhari, 2/78; Muslim, 4/202].

Sebagian ulama mazhab Syafi’iyah dan Hanabilah membolehkan sampai kapan saja, tak ada pembatasan waktunya. Sebab, menurut mereka, tujuan dari ta’ziyah ini untuk mendo’akan, memotivasinya agar bersabar dan tidak melakukan ratapan, dan lain sebagainya. Tujuan ini tentu saja berlaku untuk jangka waktu yang lama.

Berikut adalah ulasan tentang doa melayat/takziyah orang yang meninggal dunia,semoga kita semua di beri ketetapan kuat iman islamnya dan meninggal dengan Khusnul khotimah,Semoga Bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *