Doa Setelah Akad Nikah Ketika Mempetemukan Mempelai Pria Dan Wanita

Posted on

doa setelah akad nikah

Doa Setelah Akad Nikah Ketika Mempetemukan Mempelai Pria Dan Wanita – Pernikahan merupakan sunnah para rasul alaihimusshalat was-salam, dan mereka adalah manusia yang paling utama.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجاً وَذُرِّيَّةً سورة الرعد: 38

“Dan Sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan.” (QS. Ar-Ra’d: 38)

(قال النبي -عليه الصلاة والسلام: (يا معشرَ الشبابِ من استطاع منكم الباءةَ فليتزوجْ، فإنه أغضُّ للبصرِ، وأحصنُ للفرجِ، ومن لم يستطعْ فعليه بالصومِ، فإنه له وجاءٌ

Wahai para pemuda! Barang siapa dari antaramu mampu menikah, hendaklah dia nikah, kerana yang demikian itu amat menundukkan pemandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah dia puasa, kerana (puasa) itu menahan nafsu baginya.”
(HR Bukhari – Muslim)

Dan Akad nikah merupakan sebuah ucapan  di anggap sakral yang dilakukan oleh wali mempelai perempuan dan penerimaan oleh mempelai laki-laki karena dapat menghalalkan hubungan laki-laki dengan perempuan. biasanya diungkapkan dengan rangkaian kata-kata, yang disebut dengan ijab dan qabul.

Ijab ialah perkataan yang diucapkan oleh orang tua, atau yang mewakilinya dalam mengutarakan kehendak hatinya yang berkaitan dengan akad yang dijalin

Sedangkan Qabul ialah perkataan yang diucapkan oleh mempelai pria sebagai ekspresi dari kehendaknya berkaitan dengan akad tersebut.

Sehingga dengan adanya ijab qabul ini dua manusia yang berlainan jenis laki-laki dan perempuan menjadi sah sebagau suami istri. Karena sebuah pernikahan tidak di anggap sah tanpa adanya akad nikah

Baca juga   Bacaaan Tahlil Latin Lengkab Beserta Arabnya

Dan Ketika ijab qobul atau akad nikah selesai diikrarkan oleh mempelai, seorang mempelai laki-laki hendaknya memegang ubun-ubun istrinya seraya menyebut nama Allah Ta’aala (yakni mengucap bismillaah), lalu mendoakan keberkahan untuk mahligai rumah tangganya, kemudian mengucapkan doa untuk istrinya

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, rahimahullah. Dalam kitabnya yang berjudul Adaab az-Zifaaf fis-Sunnah al-Muthhharah bab wadh’ul yadi ‘alaa ra`si az-zawjati wa ad du’aa-u lahaa menjelaskan:

ينبغي أن يضع يده على مقدمة رأسها عند البناء بها أو قبل ذلك, و أن يسمي الله تبارك و تعالى, و يدعو بالبركة و يقول ما جاء في قوله صلّى الله عليه و سلّم : إذا تزوج أحدكم امرأة أو اشترى خادما [ فليأخذ بناصيتها ] [ وليسم الله عز وجل ] [ وليدع بالبركة ] وليقل : اللهم إني أسألك من خيرها وخير ما جبلتها عليه وأعوذ بك من شرها وشر ما جبلتها عليه. وإذا اشترى بعيرا فليأخذ بذروه سنامه وليقل مثل ذلك

Dianjurkan bagi seorang suami untuk meletakkan tangannya di ubun-ubun istrinya saat akan menggaulinya atau sebelum melakukan hal itu seraya menyebut nama Allah dan memohon keberkahan kepada-Nya serta berdoa sebagaimana yang disebutkan Rasulullah ~shallallahu ‘alaihi wa sallam~ dalam sabdanya : “Apabila salah seorang dari kalian menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya seraya menyebut nama Allah ‘Azza wa Jalla dan mohonlah keberkahan serta berdoalah :

Baca juga   Doa dan Ucapan Untuk Orang Menikah Secara Islami Lengkap Arab Beserta Artinya

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

“Allaahumma innii as-aluka khayraha wa khayra maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa min syarri maa jabaltahaa ‘alaihi”Rasulullah ~Shallallahu ‘alaihi wa sallam~ bersabda : “Dan apabila ia membeli seekor unta maka peganglah punuknya dan berdoalah semisal itu.”

 Doa Setelah Ijab Qobul Akad Nikah

Doa Setelah Akad Nikah

أَللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Bârakallâhu likulli wâhidin minnâ fî shâhibihi. Allahumma innî as`aluka khairahâ wa khaira mâ jabaltahâ ‘alaihi wa a’ûdzu bika min syarrihâ wa min syarri ma jabaltahâ ‘alaihi

Artinya “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya”.

(Semoga) Allah memberkahi masing-masing dari kita dengan pasangan ahli ilmu dan suka melakukan perbuatan baik. Demikian, semoga bermanfaat. Amin. Wallahu a’lam bi shawab.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *