Bacaan Sholat Dhuha Beserta Penjelasannya Lengkap Arab Beserta Artinya

Posted on

bacaan sholat dhuha

Bacaan Sholat Dhuha Beserta Penjelasannya Lengkap Arab Beserta ArtinyaSholat dhuha merupakan sholat Sunnah yang rutin dikerjakan oleh para ulama’ . Mereka para Ulama’ selalu rutin dan Istiqomah mengerjakan shalat sunnah dhuha, baik dalam keadaan mukim atau safar/bepergian. Terdapat beberapa hadist yang menerangkan tentang keutamaan shalat dhuha ,satu diantaranya adalah : Dari Abu Dzar radhiallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda,

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ ، وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى رواه مسلم، رقم 1181

Pada setiap persendian kalian harus dikeluarkan sedekahnya setiap pagi; Setiap tasbih (membaca subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (membaca Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (membaca Lailaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (membaca Allahu Akbar) adalah sedekah, amar bil ma’ruf adalah sedekah, nahi ‘anil munkar adalah sedekah. Semua itu dapat terpenuhi dengan (shalat) dua rakaat yang dilakukan di waktu Dhuha.” (HR. Muslim, no. 1181)

Shalat dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang istimewa. Ada banyak manfaat dan keutamaan jika seorang muslim rutin melaksanakan shalat sunnah ini. Shalat ini dikenal sebagai shalat sunnah untuk memohon rezeki dari Allah SWT.

Cara melaksanakan shalat dhuha ini sama dengan pelaksanaan shalat lain pada umumnya. Hanya saja ada doa-doa tertentu yang dibacakan setelah shalat. Shalat Dhuha dikerjakan minimal dua raka’at dan bisa dikerjakan maksimal dua belas raka’at. Masing–masing dua raka’atnya diakhiri dengan satu salam. Shalat dhuha dilakukan secara sendiri atau tidak berjamaah (Munfarid)

Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak delapan rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam (HR. Abu Dawud; shahih)

Waktu Mengerjakan Sholat Dhuha

Baca juga   Doa khotmil Quran Versi Qudus lengkap Arab Dan Latinnya

Waktu sholat dhuha dimulai dari naiknya matahari setinggi tombak hingga mendekati tergelincirnya matahari ke arah barat (mendekati waktu zawal)

Namun Waktu sholat dhuha dibagi menjadi dua, yang keduanya sama bagus untuk melaksanakan sholat dhuha. Dua waktu ini adalah:

Awal Waktu

Awal waktu sholat dhuha ini kira-kira dimulai sekitar 15 menit setelah terbitnya matahari. Sebagaimana hadits riwayat ‘Amr bin ‘Abasah, Nabi SAW bersabda:

“Kerjakanlah shalat shubuh kemudian tinggalkanlah shalat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit diantara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud.” (HR. Muslim no. 832)

Akhir Waktu yang Mendekati Waktu Zawal

Akhir waktu sholat dhuha ini kurang lebih sekitar 5 – 10 menit sebelum tergelincirnya matahari ke arah barat, yaitu mendekati waktu zawal.Waktu yang baik untuk mengerjakan shalat dhuha adalah di waktu yang akhir, yaitu waktu yang dalam keadaan semakin panas.

Suatu ketika shahabat Zaid bin Arqom melihat sekelompok orang mengerjakan shalat dhuha, kemudian ia berkata: “Mungkin mereka tidak tahu jika selain waktu yang mereka kerjakan sekarang ini ada yang lebih utama.

Rasulullah SAW bersabda: Waktu paling baik mengerjakan shalat awwabin (shalat dhuha) adalah ketika seekor anak unta merasakan panasnya terik matahari.”(HR. Muslim no. 748(

Imam Nawawi berkata: “Inilah waktu yang utama untuk mengerjakan sholat sunnah dhuha. Begitu juga dengan para ulama’ Syafi’iyah yang juga mengatakan demikian, meskipun boleh mengerjakannya setelah terbit matahari sampai waktu zawal”. (Syarh Shahih Muslim, 6: 28)

Dalam rakaat sholat dhuha menurut Ibnu Abidin yang sebaiknya yang dibaca pada shalat dhuha adalah surat Asy-Syam pada rakaat pertama dan surat Ad-Dhuha pada rakaat kedua.

Hal ini berdasarkan riwayat dari Uqban bin Amir, “Kami diperintahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk shalat dhuha dengan membaca sejumlah surat. Di antaranya Asy-Syams dan Adh-Dhuha.”

Sementara dalam Nihayatul Muhtaj disebutkan bahwa yang lebih utama membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas karena surat Al-Ikhlas setara dengan sepertiga Alquran dan Al-Kafirun setara dengan seperempat Alquran.

Baca juga   Doa Buka Puasa Bulan Ramadhan Yang Paling Populer Dikalangan Ummat Muslim

Bacaan Sholat Dhuha

Cara mengerjakan sholat dhuha sama dengan mengerjakan sholat pada umumnya,yang membedakan adalah niat dan jumlah rakaat nya saja, ketika kita sudah selesai mengerjakan sholat dhuha ditutup dengan doa,berikut adalah bacaan doa setelah sholat dhuha:

 اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibadakash shalihin.

Artinya:  “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Demikian penjelasan tentang bacaan sholat dhuha ,semoga kita bisa istiqomah selalu mengerjakan nya dan tidak lalai untuk mengerjakan nya, Amiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *